Ekonomi Petani PPU Melejit, Bulog Sukses Serap 11.000 Ton Gabah di 2025

by -60 Views

PENAJAM – Perusahaan Umum (Perum) Bulog menunjukkan komitmen kuat dalam menyokong sektor pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Sepanjang tahun 2025, Bulog tercatat berhasil menyerap sekitar 11.000 ton Gabah Kering Panen (GKP) langsung dari tangan petani lokal, sebuah langkah yang berdampak signifikan pada stabilitas harga dan kesejahteraan ekonomi perdesaan.

 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PPU, Andi Trasodiharto, menjelaskan bahwa kebijakan penyerapan ini menjadi jangkar pelindung bagi petani agar harga gabah tidak anjlok saat musim panen raya. Dengan serapan yang masif, pendapatan petani menjadi lebih terjamin, yang pada akhirnya memutar roda perekonomian di wilayah lumbung pangan Kalimantan Timur tersebut.

 

Optimisme ini diperkuat dengan target yang lebih tinggi dari pemerintah pusat. Untuk tahun 2026, Bulog Wilayah Kalimantan Timur–Kalimantan Utara ditargetkan mampu menyerap hingga 15.286 ton GKP. Guna menyongsong target tersebut, Pemerintah Kabupaten PPU terus memacu para petani untuk melakukan percepatan perluasan tanam dan mematuhi kalender tanam yang telah ditetapkan agar produktivitas lahan tetap prima.

 

Hingga saat ini, PPU memiliki aset lahan padi produktif seluas 14.070 hektare dengan siklus dua kali panen setahun. Data produksi menunjukkan tren yang stabil; pada 2024 produksi mencapai 50.672 ton GKP, sementara pada musim tanam pertama dan kedua tahun 2025 masing-masing menghasilkan sekitar 24.500 ton GKP.

 

Sebagai upaya pendukung, Pemkab PPU tengah menjalankan program optimalisasi lahan seluas 5.436 hektare sesuai mandat Kementerian Pertanian. Saat ini, realisasi program tersebut telah menyentuh angka 3.400 hektare dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada periode tanam Oktober 2025 hingga Maret 2026.

Andi Trasodiharto menekankan bahwa kunci keberhasilan penyerapan gabah di masa depan terletak pada manajemen tanam yang serentak. Pola tanam serentak tidak hanya memudahkan koordinasi penyerapan oleh Bulog, tetapi juga menjadi strategi alami yang ampuh dalam meminimalisir risiko serangan hama secara kolektif. Dengan masa panen berikutnya yang diprediksi jatuh pada Februari hingga Maret 2026, sinergi antara petani dan Bulog diharapkan semakin solid.

 

Sumber : https://www.prokal.co/paser/amp/1777108655/ekonomi-petani-ppu-melejit-bulog-sukses-serap-11000-ton-gabah-di-2025

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.