Penajam Paser Utara (PPU) – Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (PERPADI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan PPU menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Mapolres PPU pada hari ini. Rakor ini bertujuan utama untuk mengintensifkan upaya pengendalian harga beras di pasaran serta menjamin ketersediaan stok yang stabil menjelang akhir tahun.
Komitmen Bersama Jaga Stabilitas Harga
Rakor yang dipimpin oleh perwakilan dari Polres PPU ini dihadiri oleh Ketua dan anggota PERPADI PPU, serta seluruh elemen yang tergabung dalam Satgas Pangan, termasuk Dinas terkait dan Bulog. Dalam pertemuan tersebut, PERPADI menyampaikan kondisi terkini mengenai produksi dan distribusi beras lokal, sekaligus mengidentifikasi potensi kendala yang dapat memicu kenaikan harga.
“Kolaborasi antara PERPADI dan Satgas Pangan sangat krusial dalam menjaga stabilitas harga beras di PPU,” ujar salah satu perwakilan Satgas Pangan. “Kami berkomitmen untuk segera menindaklanjuti setiap indikasi penimbunan atau praktik curang yang dapat merugikan masyarakat, terutama konsumen di tingkat ritel.”
Sidak Harga Beras di Pasaran Ritel
Sebagai tindak lanjut langsung dari Rakor, PERPADI dan Satgas Pangan PPU segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga beras ke sejumlah pasar tradisional dan ritel modern di wilayah PPU. Sidak ini difokuskan untuk memverifikasi harga jual eceran beras agar sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Hasil sidak menunjukkan bahwa, secara umum, ketersediaan beras masih terjamin. Namun, Satgas Pangan memberikan peringatan keras kepada para pedagang yang kedapatan menjual beras di atas HET tanpa alasan yang jelas.
“Kami menemukan beberapa temuan di mana harga jual sedikit melampaui batas wajar. Kami sudah memberikan teguran dan edukasi kepada pedagang agar mematuhi HET,” jelas salah satu petugas yang terlibat dalam sidak. “Kegiatan ini akan dilakukan secara berkala untuk memastikan tidak ada permainan harga yang memanfaatkan momen tertentu.”
Kegiatan gabungan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat PPU terkait ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok, khususnya beras. Polres PPU menegaskan kesiapan untuk menindak tegas pelaku usaha yang mencoba mengambil keuntungan di atas kesulitan masyarakat. (Hans)






